Ini adalah beberapa gejala yang bisa
anda lihat dari mimik dan tingkah laku
pasangan anda. Gejala-gejala ini sengaja saya tampilkan karena merupakan
pengalaman pribadi saya sendiri sekitar sebulan yang lalu setelah tulisan ini
terbit. dan sekedar berbagi pengalaman saja, agar anda dapat mengambil sikap
dan keputusan atau bahkan menentukan langkah yang tepat dan pasti kedepan nya,
sebelum anda “diputuskan”.
Harus kita akui bahwa kesulitan
terbesar dalam menjalin cinta adalah ketidak bisaan pasangan anda ataupun anda
sendiri menjaga komitmen untuk tetap setia.
Kesetiaan, kepercayaan atau
apalah itu yang biasa disebut-sebut orang untuk memenuhi syarat kelanggengan
hubungan, bisa dengan mudah luntur atau bahkan hancur sama sekali. Hal ini
mungkin akan muncul karena ada perbedaan konteks ataupun situasi, suku, agama
atau juga pandangan pribadi.
Bagaimana cara mengetahui dan
membaca tanda-tandanya??
Berikut ini saya beri sedikit
masukan dari pengalaman saya, dari sekian banyak tanda yang ada.
1. Internal
Gejala-gejala
pada saat ini bisa dilihat melalui perubahan tingkah lakunya, akibat dari
pergaulan dunia bathinnya yang dialami sebelumnya.
RIANG GEMBIRA DAN DIAM SEKALI
Salah satu gejala yang bisa
dilihat adalah dengan tiba-tiba pasangan anda diam. Dia mulai jarang “ngomong”
dan lebih suka menyendiri. Ketika “kepergok” tiba-tiba, wajahnya berubah
seketika. Ia mungkin tersenyum kepada anda, tetapi perhatikan baik-baik,
keningnya mungkin mengkerut dan senyumannya pasti gak sempurna, seperti agak
mentah. Itu suatu ekspresi dari kegugupannya. Jika anda tidak jeli melihat
gelagat itu dan bertanya padanya, anda tidak bakal tau kalau dia sedang
membayangkan kehadiran orang lain.
Dan mungkin sebaliknya, dia
berubah menjadi riang sekali. Kadang-kadang dia tersenyum sendiri dihadapan
tembok, cermin ataupun dia sering bernyanyi-nyanyi kecil. Ini merupakan
ekspresi dari kegembiraannya bahwa ia sedang diprehatikan orang lain atau sudah
“ditembak”
RAGU-RAGU
Salah satu gejala yang dekat
dengan kecenderungan untuk diam adalah ragu-ragu. Dia yang sedang menikmati kehadiran orang ketiga
biasanya ragu-ragu mengambil keputusan. Ia tidak ingin melihat anda kecewa,
tetapi juga tidak bisa menolak keinginan hatinya dengan orang lain. Tetapi
disini, andalah yang akan menjadi korban.
Ketika anda mengajak dia kesuatu tempat sekedar
menghilangkan pengaruh orang ke-tiga tersebut mungkin dia tidak nyaman dengan
ajakan anda. Mungkin dia akan menjawab ”gimana ya?”. Anda boleh berfikir
“lebih” untuk mencari tau. Anda harus bersikap cermat dan jeli, sebelum anda
terlanjur “DIPERMAINKAN” olehnya.
NO
“WE” BUT “I”
Percayalah, jika sebelumnya anda dan dia selalu menggunakan
kata “kita” dalam perjalanan hubungan anda. Kata-kata itu akan berubah
menjadi “aku” atau “saya”. Anda harus tau bahwa ada sesuatu yang
telah terjadi, apalagi ketika saat dia membalas kata atau pertanyaan dari anda.
Mungkin dia akan menjawab “apa…!!... kita??” ketika pada tahap ini, dia
sudah mulai mengambil keputusan sendiri tanpa meminta pertimbangan dari anda.
Saya bisa katakan ini lebih parah dari yang sebelumnya.
TAK
PUAS DAN CUEK PADA PENAMPILAN ANDA
Bila sebelumnya dia tidak mempersoalkan penampilan anda,
setelah kehadiran orang lain, penampilan anda selalu menjadi musuh besarnya,
mungkin dia akan bertanya “Ngapain sih kek gitu? Ga penting tau”.
Ingat..!!
dia tidak perlu mempersoalkan penampilan anda kalau memang dia benar-benar
mencintai dan menerima anda apa adanya bukan ada apanya.
Dan ketika anda bertanya sesuatu dan ingin menyarankan
supaya dia berubah, itu tidak akan pernah terjadi dan mungkin akan
berkata “terserah!!!!!..” ini jelas telah terjadi sesuatu. Itu berarti
batin nya tengah bergejolak dan ia akan membuat keputusan untuk mengakhiri
hubungan dengan anda. Karena penampilan orang baru tersebut “lebih” dari
anda.
2. Eksternal
Faktor eksternal yang mungkin
kelihatan darinya adalah dia pasti “tampil beda” di hadapan anda.
MENOLAK
BERKUMPUL BERSAMA
Salah satu gejala yang kelihatan adalah dia mulai sulit diajak
berkumpul terlebih kepada teman-teman anda. Dia pasti punya seribu alasan untuk
menolak.
PERUBAHAN
DALAM RITME KERJA/SEKOLAH
Beberapa tindakan yang bisa diperhatikan adalah misalnya dia
mulai lebih cepat berangkat ke kantor ataupun sekolahnya (kampus) dan lebih
parahnya, terlambat pulang ke rumah.. ( gile ajah nieh anak)
TERLIHAT
SIBUK
Sama
seperti diatas, dia memang terlihat sibuk. Tapi padahal anda tau apa sebenarnya
kesibukannya
TERTUTUP
Disini
dia mulai jarang bercerita kepada anda, meskipun dia ada masalah. Dia lebih
memilih diam, tidur atau merenung sendiri.
Jika
sebelumnya “HP” nya diletakkan begitu saja dan membiarkan anda memakai
dan melihatnya. Tapi kali ini “berbeda”, HP nya tidak pernah lepas dari
genggamannya, apalagi dia akan marah bila anda mencoba tuk memegang HP nya.
Disini
sebaiknya anda sudah harus tau dan jangan menerka-nerka lagi.
SERING MEMANCING
PERTENGKARAN
Jika
dulu hubungan anda berjalan dengan baik-baik ajah. Tanpa ada masalah yang
benar-benar berarti. Kali ini agak berbeda, Hal sekecil apa pun di persoalkan,
mulai dari cara pandang atau pendapat, terkadang dia tiba-tiba terbakar emosi,
“mencari-cari kesalahan anda”, padahal hanya serpihan kecil dari masalah
kemarin yang telah terselesaikan sewaktu masih berhubungan.
LEBIH MEMPERHATIKAN
PENAMPILAN
Disini
dia mulai berubah, dan mulai memperhatikan penampilannya. Lama bersolek di
depan kaca, apalagi sewaktu berjalan-jalan di mall. Semua kaca yang dilewati
dipandangi, terkadang dia mulai mengganti parfum atau juga menambah koleksi
pakaiannya.
Mungkin
hanya ini yang bisa saya share kan
kepada anda dari sekian banyak tanda-tanda yang ada. Tapi terlepas dari
semuanya itu baiklah anda mengerti, kalau hubungan (atau yang lebih dikenal
dengan pacaran) itu tidak selamanya sesuai dengan yang kita harapkan.
Bukankah
setiap orang boleh memiliki orang yang kita sayangi?,
bukankah
dalam hubungan pacaran belum ada ikatan?, jangan anda tanyakan “kami udah
tunangan kenapa kog bisa putus”?.
Bukankah
suami istri ajah bisa bercerai, terlebih lagi yang tunangan atau sekedar
pacaran.
Dan jangan
anda tanyakan “waktu kami pacaran, dia sayang bgt ma aku, tapi kini kog enggak
ada sama sekali”?
Ya
ellah, disini mah anda memang dirasuki untuk benci sama dia, lalu anda memaki
dia dan kebencian anda itu membuat surga yang baru di hatinya untuk orang lain
tersebut. Yakinlah dari perkataan itu “aku ga sayang lagi sama kamu” ada
tersirat kata “sayang lagi” dan bukan berarti dikemudian hari dia tak akan
mengenangmu lagi.
Ada baiknya anda berbesar hati, karena
sempat memiliki orang yang anda sayangi.
Ditulisan
ini aku memang membuat kesalahan padanya, kesalahan kecil memang, tapi aku
tidak tau seberapa salah aku dihatinya hingga disudahi kisah ini.
Terlambat
memang aku pergi darinya, kala waktu itu, kesalahan yang terbesar dia , yang
pernah dilakukan padaku, baiknya aku sudahi ajah pada saat itu, tapi aku
menganggap memang terlalu indah perasaan ini bagiku. Dan aku beri dia kesempatan.